Desa Surian – Pemerintah Desa Surian kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menentukan arah kebijakan strategis tahun mendatang. Forum diskusi yang berlangsung partisipatif ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari para Ketua RT, perwakilan PKK, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, perwakilan BUMDes Transsu, hingga Pendamping Kecamatan.

Kehadiran Camat Bapak Aidy Risyawal, S.STP., M.Sos. dalam musyawarah ini memberikan energi positif dan antusiasme tersendiri bagi warga. Dikenal sebagai sosok pemimpin yang visioner dan dekat dengan masyarakat, beliau membuka acara dengan sambutan yang sangat menggugah cara pandang warga terhadap esensi pembangunan desa.
Dalam arahannya, Bapak Aidy Risyawal menekankan bahwa orientasi pembangunan desa tidak boleh hanya terpaku pada infrastruktur fisik semata. "Pembangunan itu bukan hanya tentang mendirikan bangunan fisik, tetapi juga bagaimana kita membangun ketahanan pangan desa, dan yang paling krusial, membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," tuturnya.
Secara khusus, beliau mengingatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong mengenai program Wajib Belajar 13 Tahun. Dengan lugas dan penuh kepedulian, Camat berpesan agar aparat desa dan warga saling bahu-membahu mengawasi pendidikan anak-anak. "Jangan sampai ada anak di desa kita yang tidak mampu sekolah. Pendidikan adalah kunci kemajuan desa," tegasnya, yang langsung mendapat apresiasi dari para peserta musyawarah.
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan dari Pendamping Kecamatan yang menyampaikan informasi penting terkait regulasi anggaran terbaru. Disampaikan bahwa akan ada penyesuaian alokasi, di mana sebagian Dana Desa (DD) akan dipotong dan dialihkan untuk mendukung pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih demi menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Memasuki agenda inti penetapan pembangunan prioritas, musyawarah menyepakati bahwa isu kesehatan dan lingkungan menjadi fokus utama. Pembangunan fasilitas sanitasi di wilayah RT 05 dan RT 06 resmi ditetapkan sebagai program prioritas yang pelaksanaannya akan didanai sepenuhnya melalui APBDes.
Sesi Musrenbangdes semakin interaktif saat memasuki ruang diskusi. Camat Aidy Risyawal kembali menuai pujian berkat responsnya yang cepat, taktis, dan solutif dalam menjawab berbagai persoalan teknis di lapangan. Beliau memberikan pencerahan langsung mengenai status aset desa, khususnya terkait legalitas tanah di TK Heny Karya Desa Surian yang terkendala aturan sehingga tidak bisa dihibahkan kepada pihak dinas.
Tidak hanya itu, beliau juga memberikan tanggapan yang komprehensif terkait keberlanjutan penyediaan air bersih melalui program PAMSIMAS, serta menampung aspirasi warga mengenai percepatan pengerasan jalan di area pemukiman. Pendekatan dialogis ini membuat warga merasa aspirasi mereka benar-benar didengar dan diakomodasi oleh pemerintah kecamatan.
Menjelang akhir acara, musyawarah diisi dengan penyampaian laporan operasional dari Panitia Ambulance Desa, yang memaparkan evaluasi pelayanan tanggap darurat kesehatan bagi warga selama ini.
Musrenbangdes Desa Surian kali ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi. Kolaborasi solid antara pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Desa Surian yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan berkualitas dalam sumber daya manusianya.